Batir Ngopi
Hari ini bertepatan dengan hari guru. Momen seremonial masif dilakukan untuk memperingai. Namun sudahkah kebijakan pemda purbalingga berpihak pada kesejahteraan tenaga pendidik?
Sependek amatan saya, jauh api dari panggang kalo kesejahteraan diukur dengan nominal honor yang diterima setiap bulan oleh tenaga honorer. Anggaran yang dikeluarkan untuk kegiatan etalase lebih dominan dari pada untuk berinvestasi dibidang pendidikan.
Apakah murni faktor ketidak mampuan ataukah ada unsur ketidak mauan untuk memberi nilai tambah pada guru guru kita?
Atau barangkali membentuk akhlak manusia purbalingga cukup diberi tontonan atau mimbar mimbar pengajian akbar karena menambah upah guru dirasa kurang produktif dan efektif.
Al Fakir
Hari ini bertepatan dengan hari guru. Momen seremonial masif dilakukan untuk memperingai. Namun sudahkah kebijakan pemda purbalingga berpihak pada kesejahteraan tenaga pendidik?
Sependek amatan saya, jauh api dari panggang kalo kesejahteraan diukur dengan nominal honor yang diterima setiap bulan oleh tenaga honorer. Anggaran yang dikeluarkan untuk kegiatan etalase lebih dominan dari pada untuk berinvestasi dibidang pendidikan.
Apakah murni faktor ketidak mampuan ataukah ada unsur ketidak mauan untuk memberi nilai tambah pada guru guru kita?
Atau barangkali membentuk akhlak manusia purbalingga cukup diberi tontonan atau mimbar mimbar pengajian akbar karena menambah upah guru dirasa kurang produktif dan efektif.
Al Fakir
Comments
Post a Comment